Baru kemaren akhirnya ada kesempatan Ayat-Ayat Cinta, gak berniat juga sih
sebenernya buat nonton film itu, tapi kebetulan ada temen yg nawarin tiket
nganggur dari promo buy 1 get 1 yang ada. Akhirnya nonton juga, walaupun untuk
film Indonesia lebih sering prefer beli CD nya daripada nonton di bioskop.
Original tentunya.
Anyway, menurutku secara umum film itu lumayan bagus, walaupun banyak ide
yang terlintas yang menurutku bisa membuat film itu bisa lebih baik lagi.
Banyak juga pertanyaan yang sepertinya gak bisa terjawab hanya dengan menonton
film yang cukup panjang itu sekali, & tanpa referensi tentang cerita juga
proses pembuatannya.
Banyak juga pikiran-pikiran jail yang muncul, yang bisa bikin film itu jadi
kisah parody. Termasuk dari terjemahan judul film yang sepertinya dapat
diartikan jadi Perempuan-perempuan Agresif, yang berkisah tentang hasrat para
wanita dan usaha-usaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Dan ya.. memang jodoh kali ya, pas ketemunya sama laki-laki yang justru gak
jelas hasratnya. Ato ketidak-jelasannya justru yang bikin para wanita itu
terkesan lebih agresif dan desperate hehehe. Laki-laki yang sepertinya alim
(menerapkan hokum agama di atas rata2), tp bisa dan mau bersahabat akrab sama
wanita non muslim. Terus dia gak ngerti juga perasaan perempuan, padahal dia
kayaknya punya sodara perempuan, dan malah sempet juga ‚tergetar‘ di atas nil.
Tapi tetep... gak ngerti sama sinyal-sinyal dari luar, bahkan dari surat-surat
cinta yang dia dapet. Sampe akhirnya ada ‚intervensi‘ lebih jauh dari
lingkungannya.
Kalo masalah hatinya yg belum tergerak buat nikah sih, sepertinya itu bukan
hal yang aneh. Tapi masalah ke’bego’annya itu yang kadang agak mengganggu. Jadi
terkesan ‚jomplang‘ dengan kedewasaan dan pengetahuannya ttg nilai-nilai agama.
Ato mungkin hasrat para wanitanya aja yg terlalu ‚jelas‘ ditampakan disitu,
padahal maksudnya itu tanda-tanda yang halus dan tidak mudah dibaca.
Dan selanjutnya, ta’aruf dengan org yang disukai? Dunia ini memang tidak
adil hehehe
Tapi.. balik lagi, secara keseluruhan buatku yg gak tau apa-apa sebelumnya
tentang film ini, film nya lumayan bagus. Dan sepertinya impact nya bakal cukup
kuat pada penontonnya, kecuali mungkin sebagian penikmat novel yang kecewa
dengan film ini. Tp ya.. what do u expect J
Terima kasih buat niat-niat baik yang ada di balik produksi film ini.
Mudah-mudahan film ini membuat org punya niat untuk jadi orang yang baik.
Paling tidak membayangkan seandainya bisa menjadi orang yang baik. Dan
memandang dunia dan kehidupan dengan sudut pandang yang berbeda.
Aku setuju tentang beberapa nilai yang ditawarkan mengenai rasa cinta/kasih
sayang dengan rasa keinginan untuk memiliki. Juga ajaran luhur yang secara awam
juga aku coba promosikan mengenai Kesabaran dan Keikhlasan.
Subhanallah... Maha Suci Engkau ya Allah..
Posted at 03:15 pm by darma1
Permalink