|
Kau pernah menyayanginya melebihi dirimu
mendengarkan apa yang diinginkannya
melakukan apa yang dikatakanya
tapi itu dulu, ketika Ia pun ada untukmu
Lalu Ia tak lagi menyentuhmu
memalingkan dirinya dari rengkuhmu
menyatakan pikirannya untuk menduamu
ketika kau tau Ia tak lagi ada untukmu
Kini sakitmu menghilangkan rasamu
meninggalkan Ia yang dulu milikmu
Kini hanya dirimu dan buah cintamu
meninggalkannya hanyalah masalah waktu
Kau pernah kehilangan kekuatanmu untuknya
mengubur mimpimu untuk mendukung mimpinya
kehilangan suaramu demi dirinya
menyusun kembali dirimu kini, hanya masalah waktu
|